Webinar Hari Guru Nasional SMK Islam Pb. Soedirman 2 Jakarta

Hai sobat pembaca.

Pagi ini begitu cerah, hangat mentari menyelimuti bumi sekolah. Wajah-wajah pejuang bangsa, sosok guru, pun tak kalah ceria, menggores senyum di wajah mengabarkan bahwa hari ini, hari spesial. 25 November 2020, memang spesial, hari ulang tahun guru se-Indonesia yang ke-75. Ayooo…masih ingat kan guru-guru yang spesial semasa sekolah?! Memang guru bukan orang yang hebat, tapi orang hebat, selalu ada jasa guru di dalamnya. Karena itu sudah semestinyalah kita menghargai jerih payah perjuangan dan pengorbanan guru untuk mencerdaskan kehidupan kita.

Kalau kita takar harga peluh seorang guru, tentu LUAR BIASA, imam Ali Ra. pernah berkata, “Aku adalah budak (hamba sahaya) bagi orang yang mengajarikuwalau hanyasatu huruf.” Bayangkan satu huruf saja, begitu berharga hingga imam Ali -orang yang sangat cerdas dan memiliki ilmu yang luas- rela menjadi pelayan. Bagaimana dengan guru Anda? Berapa huruf dan angka yang diajarkan?! Lalu sikap anda terhadap guru?! Di lain kesempatan imam Ali bertutur bahwa hak guru harus lebih diutamakan dibanding hak orang lain, bahkan 1.000 dinar pun belum setara dengan jasanya. Ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan guru.


Karena itulah hari guru diperingati oleh berbagai sekolah, beragam acara disuguhkan, beraneka penghargaan dihaturkan untuk memuliakan jasa guru. Pun SMK Islam PB. Soedirman 2 Jakarta, Rabu 25 November 2020, mengadakan Gebyar hari guru yang dikemas secara virtual karena kondisi pandemi. Pandemi tak memadamkan semangat untuk memeriahkan acara hari guru. Acara yang melibatkan seluruh guru dan karyawan ini juga mengajak seluruh peserta didik kelas X hingga kelas XII untuk turut serta khidmat menyajikan berbagai tampilan dan kreasi, penghargaan untuk guru. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai lomba dari peserta didik.

Ada yang seru diacara yang dihadiri kurang lebih 300 partisipan ini, yaitu penyebutan guru berprestasi dan pemenang lomba. Dari hasil pooling dan jajak pendapat, diputuskan sebagai berikut:

– Guru terfavorit, diraih oleh Mr. Dartim, S.Pd

– Guru terkreatif, diraih oleh Ana Fitrianingtyas, S.Pd, MM

– Guru terdisiplin, diraih oleh Dra. Hj. Tati Mulyanih

– Guru terbaik, diraih oleh Dinar Sarah, SE

– Dan Karyawan terbaik, diraih oleh Asyika Rizki, S.Pd


Ada pun lomba dari peserta didik, pemenangnya adalah:Lomba Musikalisasi Puisi, diaraih oleh Aisyah Hanifa (X AKL)

– Lomba Singing Contest, diraih oleh dinda Fahrani (XI AN)

– Lomba Video Kreatif, diraih oleh Afreniza Rahmalia (XII PS)


Selamat yah, selamat kepada yang telah meraih prestasi luar biasa, semoga berkah, dan terus terpacu untuk berprestasi. Acara Gebyar Webinar Hari Guru Nasional ini, berakhir pada pukul 10.00, dan dilanjutkan dengan acara tasyakuran di ruang Aula Sekolah. Semoga dengan acara ini, dapat memotivasi dan menambah keberkahan guru dalam mendidik.

“Saya kagum dengan bapak atau ibu guru yang telah mengajar kami (SMK Islam PB. Soedirman 2) selama ini dengan kondisi yang seperti sekarang ini, Bapak, Ibu guru telah memberikan yang terbaik untuk kami, dan dapat meningkatkan motivasi belajar kami agar lebih giat, selalu semangat untuk terus mengejar cita-cita yang akan datang” kesan peserta didik yang akrab dipanggil Alya. Ia pun berpesan, “Terima kasih sudah membimbing kami, jangan bosan mendidik kami yang minim dalam menuntut ilmu pengetahuan dan sikap kurang sopan terharap Bapak, Ibu guru. Terima kasih sekali lagi karena sudah sabar menghadapi kami.”

“Peringatan Hari ke Guru ke-75 kali ini, adalah perayaan yang paling istimewa. Meski diselenggarakan secara virtual tidak mengurangi antusias peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan persembahan dan doa kepada para guru di sekolah.” Kesan dari Bu Halimah, sosok guru bersahaja yang sangat dekat dengan peserta didik. Dan beliau pun berpesan, “Semoga melalui momentum peringatan hari guru ini, menjadi titik tolak bagi Bapak, Ibu guru untuk selalu bersemangat untuk mencetak peserta didik yang beakhlaqul karimah dan berprestasi, serta pantang menyerah untuk terus berusaha membimbing anak-anak untuk mencapai cita-citanya”.